Rabu, 19 November 2014

Welcome Home Fanan ^^

Pagi ini ketika saya membawa secangkir susu hangat ke tepian jendela dan memandang jalanan Jakarta yang tak pernah bertemu kata tenang, tiba-tiba saya tertarik untuk duduk diam sebentar, meladeni sesuatu yang selama ini mulai memukulkan palu dalam kepala saya minta diberikan pencerahan. Sudah dua minggu lebih saya hanya memikirkan pegunungan hijau dan apa yang harus saya lakukan terhadap mata saya yang sangat merindukan warna hijau daun. Tak hanya rasa rindu kurasa, namun mata saya sungguh sangat kelaparan akan barisan pepohonan hijau itu! huft.

Ketika saya menyadari bahwa saya tak mungkin temukan itu disini (baca: pusat kota Jakarta) karena sesuatu yang bernama "kendala" berhasil membuat saya tak bisa kemana-mana. Daaan pada akhirnya situasi itu pagi ini membuat saya mulai duduk manis, menghirup secangkir susu hangat dan berpikir. Dan satu kata yang langsung terlintas dalam benak adalah : blog. kenapa saya tak mencoba membuat blog saja? bukankah selama menjalani masa frustasi akhir-akhir ini saya hanya toleransi semuanya dengan berbicara sendiri? ada kata-kata bijak yang tiba-tiba muncul, juga hanya saya gumamkan. ada ide, ada kalimat penghibur, ada kata pendorong kebahagiaan, juga tak tertuang dalam media apapun selain gumaman. kenapa tak mencoba untuk membuat blog? toh pada akhirnya saya perlu berpindah dari diary konvensional ke sesuatu yang berbau teknologi bukan? Sebanyak apapun saya bicara sendiri, sebanyak itu pula ide saya hilang. kali ini saya berpikir itu akan menjadi masalah serius (seserius mimpi saya untuk jadi penulis :D).

itu yang pertama. yang kedua, "hey Fanan, sepertinya anda sudah mulai tidak produktif" gumam kepalaku. haha. yup! begitulah. yang saya pelajari selama ini, ketika saya merasa hidup saya mulai kacau, itu artinya saya berada di kondisi "jauh dari Tuhan dan tak menulis". dan itulah yang terjadi sekarang. tempat yang bisa menampung tulisan saya, se amburadul apapun itu, ya hanya blog pribadi. jadi saya hanya ingin memulai untuk tak mengacaukan hidup yang sudah mulai kacau ini.  

yang ketiga, saya kok merasa kuno banget, udik, ketinggalan. memang iya, disaat semua orang sudah punya website dengan puluhan link terkait atau pembahasan hal-hal menarik yang sudah belasan page, saya baru akan membuat blog. baru akan! ah, tapi itu hanya perasaan saya saja.

sooooo.... welcome home Mu'awiyatu Al-laitsi... selama ini kamu hanya punya tiga rumah. tapi sepertinya blogger sudah bersedia menyewakan rumah baru untuk imajinasi dan kelakarmu, gratis!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar