Kamis, 02 April 2015

CERBUNG: RIMBO LANDAI



PART I
Aku tersentak mendengar lengkingan khas dari handphone ku dan bergegas mencari sumber suara yang sangat tidak membuat telinga nyaman itu. Aku memang sengaja memilih nada norak untuk alarm ku, karena rasa tidak nyaman di telinga pasti akan membuatku langsung terbangun untuk mematikannya.
Sudah pukul 03.00 dini hari!
Aku mengedarkan pandangan. Sudah berapa lamakah aku tertidur telungkup di depan laptop? Minggu ini aku benar-benar harus tunggang langgang dikejar deadline. Hingga untuk tidurpun tak biasa kunikmati dengan sempurna. Setengah enggan ku usap wajahku dan beringsut keluar kamar menuju dapur. Mendadak tenggorokanku sangat kering rasanya. Ku buka lemari pendingin di dapur, kuambil sekaleng jus lychee dan langsung menenggaknya setengah bagian. Ketika akan kembali ke kamar untuk memulai jadwal harian pukul 03.00 ku; menulis, kulihat pintu kamar kakakku agak sedikit terbuka dengan nyala lampu yang terang benderang. Tumben Kak Raya jam segini sudah bangun? Perasaanku mengatakan aku harus mendekati kamar itu. Mendadak jantungku berdegub keras saat kuraih hendel pintunya dan kudorong untuk membukanya. Aku terkesiap melihat betapa berantakannya kamar itu dan satu kenyataan yang harus kuhadapi: kakakku tak ada di kamarnya!

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar